Telekonferensi, dalam
telekomunikasi, merupakan pertemuan berbasis elektronik secara langsung (live)
di antara dua atau lebih partisipan manusia atau mesin yang dihubungkan dengan
suatu sistem telekomunikasi yang biasanya berupa saluran telepon. Penggunaan
telekonferensi memiliki kelebihan efektivitas biaya dan waktu. Telekonferensi
dapat berbentuk konferensi audio atau konferensi video. Konferensi audio
merupakan salah satu jenis telekonferensi dimana seseorang dapat melakukan
percakapan interaktif didalamnya. Dengan audio-konferensi ini, seseorang dapat
berbicara dengan lebih dari satu orang melalui speaker. Dalam konferensi video,
para partisipannya dapat saling melihat gambar (video) dan saling mendengar,
melalui peralatan kamera, monitor, atau pengeras suara masing masing.
Boleh dibilang, teleconeference
adalah implementasi terpenting dari video streaming dalam dunia bisnis.
Teleconference memungkinkan beberapa orang berkomunikasi secara audio dan
visual. beberapa teknologi diaplikasikan untuk mengganti peran panca indra
dalam telekomference, contohnya webcam digunakan untuk menangkan gambar dan menampilkannya
di monitor ini menggantikan peran mata sebagai media penerima sinyal-sinyal
visual dari komunikan. Kemudian ada microphone sebagai penangkap suara dan
membarikan output pada speaker, ini menggantikan peran mulut dak telinga dalam
menangkap dan membuat sinyal suara.
Teleconference memberikan
efektifitas dan efisiensi untuk komunikasi jarak jauh. Dengan teleconference
esensi komunikasi tetap terjaga walaupun jarak antara komunikan dan komunikator
sangat jauh. Tentu saja kelancaran komunikasi sangat tergantung pada kecepatan
transmisi data dan jika menginginkan hasil yang maksimal piranti yang digunakan
juga haruslah maksimal.
Untuk penjelasan lebih lengkap, dapat anda baca pada artikel berikut:
http://localhost:88/blog/?page_id=101&preview=true
Untuk penjelasan lebih lengkap, dapat anda baca pada artikel berikut:
http://localhost:88/blog/?page_id=101&preview=true